Strategi Komunikasi Komunitas Bektuhood Dalam Membentuk Persepsi Masyarakat

Kurangnya pemahaman masyarakat mengenai komunitas motor sehingga memandang negatif komunitas motor diakibatkan karena kurang berbaurnya komunitas motor dengan masyarakat yang menyebakan adanya kesenjangan, dan perilaku geng motor yang meresahkan. Hal tersebut juga berpengaruh terhadap komunitas motor yang tidak melakukan hal-hal yang meresahkan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan tahap strategi komunikasi membangun persepsi yaitu defining the problem, planning and progamming, taking action and communication, dan evaluating the program. Tahap tersebut merupakan strategi yang digunakan oleh komunitas Bektuhood C70 dalam membentuk persepsi yang
dapat membuat masyarakat percaya kepada Bektuhood. Konsep yang digunakan yakni strategi komunikasi menurut Scott M. Cutlip & Allen H. Center dan Glen M. Broom. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif studi kasus dan menggunakan paradigma konstruktivisme. Teknik penentuan key informant yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Hasil dari penelitian ini, menunjukkan proses komunitas Bektuhood dalam membentuk persepsi masyarakat dengan strategi yang telah dibuat dalam bentuk program sosial. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pelaksanaan defining the problem, planning and progamming, taking action and communication, dan
evaluating the program sudah dilakukan dengan cukup baik dalam menyusun, menentukan, dan melaksanakan program sosial dalam membentuk perseps

Share this: