Jurnal Program Studi

Jurnal Manajemen Komunikasi ISSN 2548-3242 dan eISSN 2549-0079 berisi artikel tertulis dari riset dan laporan studi Manajemen Komunikasi. Jurnal Manajemen Komunikasi bergabung dengan Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I). Jurnal Manajemen Komunikasi terbit dua kali dalam setahun, pada bulan April dan Oktober. Penerbitnya adalah Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran.

Jurnal Manajemen Komunikasi diakreditasi oleh Kementeran Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tingkat Tinggi Republik Indonesia (Kemristekdikti) Peringkat 3/Sinta 3 berdasarkan SK No. 28/E/KPT/2019 mengenai Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode V Tahun 2019.

Setiap artikel yang diterima akan diulas oleh editor jurnal dan editor eksternal serta reviewer yang berkompeten di bidang masing-masing. Ulasan menggunakan double-blind peer review sebelum jurnal diterbitkan.

Jurnal Manajemen Komunikasi berfokus pada studi Manajemen Komunikasi yang bersifat empiris dan teoritis. Jurnal Manajemen Komunikasi terbuka pada manuskrip yang memfokuskan isu-isu sebagai berikut:

  • Komunikasi Strategis dalam Organisasi Berbasis Profit maupun Non-Profit, komunikasi strategis adalah tentang pembuatan kebijakan dan panduan untuk aktivitas komunikasi terencana di dalam atau di antara organisasi. Hal ini meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi.
  • Teknologi Komunikasi dan Informasi, penggunaan teknologi komunikasi dan informasi pada komunikasi manusia, seperti untuk tujuan interpersonal, kelompok, organisasi, dan massa.
  • Komunikasi Bisnis dan Pemasaran, sumber daya dan proses dalam beragam komunikasi bisnis, mulai dari iklan tradisional hingga iklan termediasi, dan komunikasi pemasaran terintegrasi.
  • Pelatihan dan Konsultansi Komunikasi, seluruh aspek dalam membantu individu atau organisasi untuk bertumbuh dan berkembang melalui pelatihan dan konsultansi komunikasi. Hal ini meliputi sumber daya, proses, dan industri.
  • Komunikasi Politik, komunikasi politik dan strategi kampanye, baik dalam cakupan lokal maupun nasioonal. Hal ini meliputi komunikasi termediasi ataupun tidak termediasi.
  • Komunikasi Sosial, komunikasi sebagai suatu bagian penting dalam pergerakan sosial terhadap perubahan sosial agar manusia dapat memiliki kehidupan yang lebih baik.
  • Manajemen Industri Media, mengidentifikasi dan mendeskripsikan fenomena maupun masalah strategis dan operasional dalam kepemimpinan industri media. Manajemen media berisi fungsi manajemen strategis, manajemen pengadaan, manajemen produksi, manajemen organisasi, dan pemasaran perusahaan media.
  • Komunikasi Lintas Budaya, komunikasi antara orang-orang dengan budaya yang berbeda (misalnya ras, etnis, atau sosio-ekonomi).
  • Komunikasi Instruksional, berpusat pada peran yang dimainkan komunikasi dalam proses belajar-mengajar yang tidak bergantung pada jenis siswa, materi pelajaran, atau pengaturan instruksional.

Journal DOI: http://doi.org/10.24198/jmk