Penulis: Shafira Ilmannafa Ulya Mikodefa
Raden Almadea, mahasiswi angkatan 2021 program studi Manajemen Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran. Mahasiswi yang kerap disapa Alma, merupakan salah satu mahasiswi berprestasi di Manajemen Komunikasi. Alma sudah memiliki banyak pencapaian di bidang akademik yaitu debat.
Pada tahun 2020 Alma memenangkan lomba debat paling bergengsi dan kompetitif di tingkat SMA. Yaitu, LDBI (Lomba Debat Bahasa Indonesia) tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Sebelum bisa sampai ke tahap nasional, Alma harus mengikuti seleksi tingkat provinsi untuk menentukan delegasi tiap provinsi. Berbeda dari seleksi tahun-tahun sebelumnya, dikarenakan pandemi yang ada, seleksi dilakukan secara online. Hal tersebut justru memberikan tantangan yang lebih besar untuk Alma sebab antusias dan jumlah peserta yang mengikuti seleksi menjadi lebih banyak. Hal ini terjadi karena sistem online yang berlaku menyebabkan para peserta menjadi tidak terbatas jarak dan waktu sehingga cukup mengupload video debat ke Youtube saja.
Dari ratusan peserta yang mengikuti seleksi debat di tingkat provinsi, Alma berhasil menjadi salah satu dari 3 perwakilan provinsi dan tergabung menjadi satu tim. Setelah lolos di tahap provinsi, hal ini menjadi kebanggaan dan tanggung jawab yang cukup besar untuk Alma karena akan membawa nama provinsi. Oleh sebab itu, Alma dan tim berlatih dengan keras selama 3 bulan. Hari-hari mereka lalui bersama dari pagi hingga malam, setiap harinya. Tiba di hari H pelaksanaan lomba nasional, membuat pengalaman ini sangat berkesan. Sebab, Alma dan tim akan bersaing dengan orang-orang hebat dari tiap provinsi di lomba tersebut.
Bertanding melawan 34 provinsi yang ada memberikan pengalaman yang sangat berkesan karena tingkat kompetitif yang semakin sulit tiap babak. Walaupun begitu, Alma juga senang karena selama karantina pelatihan ia banyak menambah ilmu baru di setiap sparring-nya. Saking berkesannya, Alma berharap semoga di tahun ini ia bisa kembali mengikuti KDMI yang diselenggarakan oleh Kemendikbud.